PLN Mobile Proliga 2023, Bandung BJB Tanda Mata Pertahankan Gelar Juara Tim Putri Bandung BJB Tandamata

 

Tim Bandung BJB Tandamata melakukan selebrasi setelah memenangi kategori putri PLN Mobile Proliga 2023, di GOR Amongrog, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (18/3/2023). Mereka menundukkan Jakarta Pertamina Fastron dengan skor akhir 3-2 dalam laga final.


PORTALBANUA.COM - YOGYAKARTA

Tim putri Bandung BJB Tandamata menjuarai PLN Mobile Proliga 2023 setelah menundukkan Jakarta Pertamina Fastron dalam laga final yang digelar, di Gedung Olahraga Amongrogo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (18/3/2023) malam. Capaian itu mendudukkan mereka sebagai juara pertama dua tahun berturut-turut. Mentalitas juara menjadi pembeda pada partai puncak tersebut.

Laga berjalan sengit dan panas. Lima set harus ditempuh kedua tim yang berlaga. Skor berakhir 3-2 untuk kemenangan Bandung BJB Tandamata. Kemenangan tidak diraih mudah. Tim tersebut sempat berada di atas angin dengan menang pada set pertama (27-25) dan set kedua (25-22).

Namun, Jakarta Pertamina Fastron berhasil mengimbangi dengan merebut kemenangan pada set ketiga (24-26) dan set keempat (20-25). Penampilan gemilang dari Megawati Hangestri, opposite dari Jakarta Pertamina Fastron, yang mampu memenangi 26 poin sepanjang laga tidak mampu menyelamatkan timnya dari kekalahan.

Pemain Jakarta Pertamina Fastron memblok serangan dari Bandung BJB Tandamata dalam grand final putri PLN Mobile Proliga 2023, di GOR Amongrog, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (18/3/2023). Mereka menundukkan Jakarta Pertamina Fastron dengan skor akhir 3-2 dalam laga final.

Baca Juga: Awal Ramadan 2023, NU-Muhammadiyah Berpotensi Sama

Bandung BJB Tandamata memastikan kemenangan pada set kelima dengan raihan 15-8. Kebangkitan tim tersebut tak terlepas dari apiknya performa dua legiun asing mereka, yakni Madeline Jazmin dan Ceren Kapucu yang masing-masing memenangi 62 poin dari total 111 poin yang mereka peroleh pada laga tersebut.

Baca Juga: Harga Beras Makin Melambung Tinggi

Kami coba membangun step by step. Ketinggalan jauh tidak apa-apa. Mereka bisa bikin poin banyak, kami juga bisa bikin poin banyak.


“Kami coba membangun step by step. Ketinggalan jauh tidak apa-apa. Mereka bisa bikin poin banyak, kami juga bisa bikin poin banyak. Apapun bisa terjadi dalam pertandingan. Alhamdulilah ini berhasil,” kata kapten tim Bandung BJB Tandamata, Wilda Siti Nurfadhilah, seusai laga.

Pelatih Tim Bandung BJB Tandamata M Alim Suseno mengaku sudah memberi pesan mengenai laga final yang tidak akan berjalan sulit. Pasalnya, kedua tim pernah sama-sama saling mengalahkan musim ini. Pihaknya terus mengutak-atik strategi agar memastikan kemenangan pada laga terakhir tersebut.

“Pertandingan yang sangat menegangkan. Saya kira ini final yang sangat ideal. Ini layak sebagai laga puncak. Saya beritahukan anak-anak, mereka akan memberikan perlawanan maksimal,” kata Alim.

Kecemerlangan penampilan Bandung BJB Tandamata juga diganjar tiga penghargaan individual dalam kejuaraan tersebut. Madeline Jazmin Guillen didapuk sebagai setter terbaik, sedangkan Yulis Indahyani memperoleh penghargaan sebagai libero terbaik. Di sisi lain, Alim juga meraih penghargaan sebagai pelatih terbaik.

Pelatih Jakarta Pertamina Fastron Eko Waluyo mengaku, anak asuhnya sempat kehilangan konsentrasi pada set terakhir. Terlebih banyak pemain muda yang dimainkannya. Para pemain muda masih membutuhkan jam terbang lebih. Meski sempat memenangi dua set, mereka dipaksa mengakui keunggulan lawan karena bermain kurang sabar.

“Kalau sudah lima set memang membutuhkan pengalaman lebih. Pemain lawan kebetulan memang lebih senior sehingga menghadapi set tersebut lebih mapan,” kata Eko.

Sementara itu, Tim putri Gresik Petrokimia Pupuk (GPP) Indonesia meraih gelar juara ketiga setelah menaklukkan Tim putri Jakarta BIN dengan skor meyakinkan 3-0. Pertandingan sempat berjalan sengit pada set pertama yang menghasilkan skor 27-25 untuk Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia. Dua set setelahnya, tim tersebut justru memenangi laga dengan selisih skor yang cukup besar, yakni 25-20 dan 25-18.

Pelatih Kepala GPP Indonesia Ayoub Hidayat mensyukuri hasil laga tersebut. Menurut dia, kemenangan diraih karena anak-anak asuhnya mau belajar dari kekurangan yang dimiliki. Dalam tiga pertemuan sebelumnya, GPP menang dua kali dan kalah sekali dari Jakarta BIN. Kemenangan diraih GPP Indonesia pada putaran kedua dengan skor 3-2 dan final four dengan skor 3-1, sedangkan kekalahan terjadi pada putaran pertama dengan skor 1-3.

“Kami selalu mengingat kelemahan kemarin-kemarin sebagai acuan untuk bisa unggul kali ini. Kami harus bisa meminimalisasi kesalahan-kesalahan selama pertandingan. Alhamdulilah, sore ini bisa dilakukan dengan baik,” kata Ayoub, seusai laga.

Kapten Tim Jakarta BIN Ratri Wulandari tak memungkiri jika timnya banyak melakukan kesalahan. Bola-bola liar jarang bisa diselamatkan. Serangan balik yang dijalankan tim lawan akhirnya selalu mampu menjebol pertahanan timnya. Pihaknya juga tidak menampik, kekalahan pada set pertama memengaruhi jalannya dua set berikutnya.(brt/adh/tim) 

Follow Google News Portal Banua dan Ikuti Beritanya

0 Komentar