Digelar SMSI Kalsel, Walikota HM Yamin HR Menutup Uji Kompetensi Wartawan Kalsel dan Kalteng di Banjarmasin

HM Yamin HR Walikota Banjarmasin

BANJARMASIN, PORTALBANUA.COM - Pemerintah Kota Banjarmasin menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi wartawan di tengah derasnya arus informasi dan tuntutan publik terhadap media yang kredibel. 
 
Penegasan itu disampaikan Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR saat menutup Uji Kompetensi Wartawan (UKW) ke-71 yang digelar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kalimantan Selatan di Balai Kota Banjarmasin, Minggu (9/8/2026).
 

UKW tersebut diikuti 32 wartawan dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan standar profesionalisme wartawan sekaligus memastikan insan pers memiliki kompetensi yang memadai dalam menjalankan tugas jurnalistik.

H. Muhammad Yamin HR hadir langsung dalam penutupan dan memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan UKW tersebut. Ia berharap proses uji kompetensi tidak sekadar menjadi formalitas, tetapi benar-benar menghasilkan wartawan yang mampu bekerja secara profesional, berkarakter, beretika, dan berintegritas.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar sesuai harapan peserta. Mudah-mudahan dengan adanya UKW ini bisa mencetak insan pers yang profesional, berkarakter, dan juga berintegritas,” ujar H. Muhammad Yamin HR.
 

Menurutnya, tantangan dunia jurnalistik saat ini semakin kompleks. Media tidak hanya dituntut cepat dalam menyampaikan informasi, tetapi juga harus mampu memastikan setiap berita yang disajikan akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pers, kata dia, memiliki posisi strategis dalam kehidupan masyarakat. Informasi yang disampaikan media menyangkut berbagai aspek, mulai dari kebijakan pemerintah, pembangunan, ekonomi, olahraga, hingga persoalan sosial yang bersentuhan langsung dengan kepentingan publik.

Karena itu, kualitas wartawan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap media.
 

“Dengan adanya kegiatan uji kompetensi wartawan ini, kami berharap insan pers semakin kompeten dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. Media yang kredibel akan membantu pemerintah menyampaikan program kepada masyarakat secara tepat,” katanya.

Wali Kota juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang sehat antara pemerintah dan media. Menurutnya, sinergi bukan berarti media kehilangan fungsi kontrol, melainkan menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi publik yang terbuka dan konstruktif.

Pemerintah membutuhkan media untuk menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Di sisi lain, masyarakat membutuhkan pers sebagai sumber informasi sekaligus instrumen kontrol terhadap jalannya pemerintahan.
 

Dalam konteks itu, kompetensi wartawan dinilai menjadi fondasi penting agar fungsi tersebut berjalan secara profesional.

“Wartawan yang kompeten akan melahirkan pemberitaan yang berimbang dan mencerdaskan,” tegasnya.

Ia pun mengapresiasi SMSI Kalimantan Selatan yang terus mendorong peningkatan kapasitas wartawan melalui pelaksanaan UKW.

Menurutnya, peningkatan kompetensi harus menjadi agenda berkelanjutan karena tantangan industri media terus berubah seiring perkembangan teknologi digital dan meningkatnya kecepatan penyebaran informasi.
 

Di penghujung acara, Wali Kota Banjarmasin berpesan kepada seluruh peserta UKW agar tidak mengabaikan etika dan tanggung jawab profesi dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Ia mengajak wartawan untuk menjaga marwah pers dengan menjadikan akurasi, independensi, etika, dan kepentingan publik sebagai pijakan utama dalam setiap pemberitaan.

“Jadilah jurnalis yang tidak hanya cepat, tapi juga akurat, beretika, dan berpihak pada kepentingan publik,” pungkasnya.
 

Kegiatan UKW juga didukung oleh Bank Kalsel, Bank Urang Banua yang selalu mensupport berbagai kegiatan media.
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak